Skip to main content

Cirebon Punya Komunitas Programming!

Mengawali Senin yang banyak di benci ini saya ingin berbagi pengalaman weekend kemarin di Cirebon. Dulu waktu awal-awal tahu banyak komunitas Programming di kota-kota besar saya jadi kepikiran sama Cirebon. Kota pesisir itu memang bukanlah kota besar, tapi saya tahu banyak cikal bakal orang besar disana. Mau aja gitu ada komunitas programming. Kan enak tuh pulang kampung sekalian ketemu temen-temen yang suka ngoding di Cirebon.

Dan ternyata awal tahun ini jalan itu terbentuk. Awalnya saya tahu karena FemaleGeek buka regional di Cirebon. Penanggungjawabnya juga beberapakali chat saya untuk tanya kapan ada di Cirebon buat ketemu sama anak-anak fg Cirebon. Dari grup itu saya tahu bahwa ada yang namanya Cirebon Dev, Hari itu juga saya gak berhenti senyam-senyum. Dulu saya gak berani ngumpulin orang karena memang gak kenal sama orang-orang yang suka ngoding di Cirebon. Kebetulan saya berasal dari SMA jadi jarang punya teman yang sehobi ngoding. 

Finally awal bulan Februari CirebonDev dan FG Cirebon ngadain first meetup. Saya langsung pesan tiket pulang ke Cirebon untuk hari Sabtu. Menghabiskan weekend di Cirebon dan ketemu teman-teman yang berkecimpung di dunia yang sama dengan kita itu hal yang sayang untuk dilewatkan.

Karena FemaleGeek Cirebon mau membahas sesuatu, jadi kami berkumpul di hari Sabtu kemarin, mendahului acara CirebonDev. Tentunya membahas beberapa hal seperti kepengurusan hingga rencana rutin untuk anggota fg sendiri. Jadi bertambah lagi teman cewek coding. 

Dan besoknya beberapa anggota fg juga ikut hadir di meetup CirebonDev. Kali ini banyaknya cowok, wajarlah, gak usah ditanya. Banyak juga yang masih SMK dan beberapa dari luar kota seperti saya. Jadi sadar bahwa banyak coders di luar sana yang belum kelihatan. Banyak kemampuan yang masih terpendam. Saya harap dengan adanya dua komunitas ini di Cirebon, bisa mengasah banyak orang-orang hebat di Cirebon. Biar saya juga rajin pulang kampung kalau ada acara hehe. 

Ini beberapa penampakkan coders Cirebon.

Cirebon Dev

Femalegeek Regional Cirebon
Nah buat yang belum gabung silahkan bisa cari ig nya cirebondev ataupun fgcirebon dan dm disana. Kita sering ngadain Kulgram atau Kulwap rutin tiap minggunya. Bahas beberapa materi yang semoga dapat saling membantu. Ini sayang loh untuk dilewatkan. Hehe

Comments

Popular posts from this blog

Anak Kecil

Seseorang pernah berkata, " ketika anak kecil melakukan kesalahan, itu bukan sifat aslinya ". Anak-anak belajar dari lingkungan sekitar, hal-hal yang ia lihat dan apa yang diajarkan kepadanya. Jadi ketika kita melihat seorang anak berperilaku buruk, yakinlah bahwa perilaku ataupun sifat itu mungkin bukan sifat aslinya. Ia masih dapat diajarkan dan dituntun ke jalan yang benar. Terimakasih Umi dan Abah telah mengajarkan hal ini pada kami dan percaya pada anak kecil yang nakal itu .

Belajar Gambar #2 (Realis)

Kali ini saya lagi belajar gambar realis.. Gaya aja ya saya tuh, baru bisa ngarsir udah mau coba-coba realis.. ehehe Mereka berdua ini sahabat-sahabar saya yang punya hobi sama kayak saya, yaitu menggambar, desain, dan yang berbau seni. Kalo ga ada mereka, mungkin saya ga akan mulai menggambar lagi  setelah vakum belajar gambar dari kelas 6sd. Gimana menurut kalian? ini gambar kayak manusia bukan? maklum ini gambar pertama dan kedua belajar realis. Mau liat sama foto aslinya? nih dibawah Ini adalah gambar pertama saya belajar gambar realis. Modelnya sahabat saya namanya Chintia Mega Kusuma. Kalo saya manggilnya Ci .. soalnya kalo manggil Chin nanti dikira banci :3 ehehe... Nah yang diatas ini adalah gambar kedua yang saya buat. Bisa liat kan perbedaannya. Dia juga sahabat saya yang gemar fotografi, namanya Fina Listiana. Kalo ga ada dia mungkin saya ga akan bisa belajar gambar kayak sekarang. Kedua gambar tadi adalah awal dari mimpi saya. Anda bisa kuliah di ju...

Tentang Film: 99 Cahaya di Langit Eropa (Hai masalah besar, aku punya Tuhan yang lebih besar!)

Judulnya terlalu biasa ya? Mau bagaimana lagi, saya rasa judul inilah yang akan saya ceritakan kali ini. Tentu kalian sudah pernah mendengar kata-kata diatas. Ya, itulah judul film yang pernah menghiasi Indonesia, khususnya bagi orang muslim yang ingin menyaksikan film ini. Awalnya saya kurang berminat. Alasannya sangat klasik. Saya malas membuang uang untuk menonton film seperti itu. Terkesan sarkastikkah? Beberapa hari yang lalu, Adik saya menanyakan pada saya. "Teh punya film islami ga?" Kebetulan dia sedang mengikuti 'Pesantren Kilat' di SMPnya. Karena kebetulan aku tidak mengoleksi film seperti itu, maka ku suruh ia membeli kaset. Memang sih sayang uangnya, lebih baik mendownload. Tapi aku sedang malas karena ada target menulis untuk bulan depan. Akhirnya adikku membawa pulang kaset 99 Cahaya di Langit Eropa part 1 dan part 2. Dia memaksa agar aku menonton bersamanya, tapi Aku sedang ada target menulis, jadi aku tolak ajakkannya. Esok harinya dia berce...