Skip to main content

Hello April

https://blog.spoonflower.com/2018/03/announcing-aprils-design-challenge-themes/

Hello April! Gua cuma mau nyapa bulan kesayangan gua ini haha. Gak nyangka udah ketemu April lagi aja. Rasanya baru kemarin gua dapet surprise satu loyang pizza ukuran besar dari teman-teman kampus dan satu kue dari anak kost haha. 

Baru kemarin juga rasanya gua mutusin satu hal gila dalam hidup gua. Dengan harapan, jadi programmer sebelum usia 20 tahun. Dan entahlah, kayaknya itu terlalu naif menurut gua. Mungkin jalan yang saat ini sedang gua coba adalah hal yang bakal gua sesali seumur hidup, atau bisa jadi gua syukurin. Nah sekarang, mulai detik ini sampai kedepannya, gua memilih buat mensyukuri yang ada. Karena semua itu memang udah jalannya. Gua memilih buat bersyukur karena gua sadar, gua gak akan bisa balik lagi ke masalalu dan mengubahnya. Terus gua juga gak akan ketemu orang-orang hebat seperti sekarang. Bisa dibilang gua udah lumayan bertambah pengetahuan. Walaupun secara mental, gak jauh beda. Masih jadi penakut.

Enam bulan lalu gua terlalu naif. Gua fikir gua bisa jadi programmer hebat dalam waktu hanya 3 bulan. But really, itu lucu banget. Gua terlalu berfikiran sempit. Sekarang gua sadar, bahwa gak semua hal bisa didapatkan dengan mudah. Naruto pernah bilang, "tidak ada jalan pintas untuk mencapai sesuatu". Dan ya, gua masih butuh waktu, pengalaman, dan keberanian tentu aja.

Buat semua yang sekarang masih ada di sekitar gua dan mau nerima gua hadir di kehidupan kalian, makasih banyak. Sebernya gua gak tau ini nulis apa, tapi ya cuma buat menghibur diri sendiri aja supaya inget apa yang gua fikirin hari ini. 

Kira-kira selama usia 20 menjelang 21 ini gua bakal dapet pengalaman apa lagi ya? Bisakah tahun depan keluar negeri? Haha...

Mamah gua pernah bilang, "coba bayangin teh, emang dulu kamu tahu sekarang kamu bakal kayak gini?" Jelas jawabannya engga. Bahkan satu tahun yang lalu gua masih santai bolak-balik kampus-kosan dan masih bingung apa itu web service, frontend-backend, ataupun apa itu server apa itu client dan sejenisnya. Sekarang? Alhamdulillah udah kebayang cara kerja web dan perangkat lunak sejenisnya. 

Kita emang gak akan pernah tahu besok kita ada dimana dan ngapain aja. Walaupun udah di rencanain, kadang hal itu malah melenceng dari ekspektasi kita. Realita memang kejam. Tapi itu juga yang mengajarkan kita bahwa semua udah diatur sama Yang Maha Kuasa, Sang Pencipta. Jadi, lakuin aja yang bisa kita lakukan saat ini.

Yah, coretan aneh lagi kan ini haha.

See you....

Comments

Popular posts from this blog

Tentang Film: 99 Cahaya di Langit Eropa (Hai masalah besar, aku punya Tuhan yang lebih besar!)

Judulnya terlalu biasa ya? Mau bagaimana lagi, saya rasa judul inilah yang akan saya ceritakan kali ini. Tentu kalian sudah pernah mendengar kata-kata diatas. Ya, itulah judul film yang pernah menghiasi Indonesia, khususnya bagi orang muslim yang ingin menyaksikan film ini. Awalnya saya kurang berminat. Alasannya sangat klasik. Saya malas membuang uang untuk menonton film seperti itu. Terkesan sarkastikkah? Beberapa hari yang lalu, Adik saya menanyakan pada saya. "Teh punya film islami ga?" Kebetulan dia sedang mengikuti 'Pesantren Kilat' di SMPnya. Karena kebetulan aku tidak mengoleksi film seperti itu, maka ku suruh ia membeli kaset. Memang sih sayang uangnya, lebih baik mendownload. Tapi aku sedang malas karena ada target menulis untuk bulan depan. Akhirnya adikku membawa pulang kaset 99 Cahaya di Langit Eropa part 1 dan part 2. Dia memaksa agar aku menonton bersamanya, tapi Aku sedang ada target menulis, jadi aku tolak ajakkannya. Esok harinya dia berce...

Cerita Aneh dengan Bumbu Filosofi

Akan aku ceritakan sebuah kisah yang kembali dimulai dari akhir Juli hingga awal Agustus sekarang. Jikalau Socrates bisa diibaratkan wanita. Maka akan ku jadikan Plato sebagai lelakinya. Jangan lihat umur disini. Karena kisah ini akan sedikit tak masuk akal. Aku memilih kedua tokoh ini karena posisi kami sedang sama-sama menyukai buku karya Jostein Gaarder yang sudah menjadi best-seller internasional, "Dunia Sophie". Tapi aku rasa kali ini kau tak akan bisa memakai bekasanku lagi. Kau harus membelinya . Sebagaimana yang digambarkan dalam buku tersebut, Socrates adalah seorang filosof paling unik yang menyampaikan gagasannya dengan berbincang-bincang dengan orang-orang yang ada di taman kota. Hingga membuat banyak orang terpojokkan dan kesal akibat tingkahnya. Sekarang keluarkan Socrates dari dalam buku. Socrates versiku ialah sosok wanita aneh yang menarik perhatian Plato karena kegemarannya. Plato selalu memperhatikan ketika Socrates memulai pembicaraannya dengan bebera...

Kebetulan

Kita pernah sedekat ini sebelumnya, saat kita disatukan dalam sebuah kebetulan yang mengharuskan kita bersama. Tak pernah ada di fikiranku rasa untuk mencintaimu, aku tak mau. Tapi kebetulan yang tadi memaksaku terus tersenyum dengan bayangmu. Kejadian memalukan yang seharusnya tak kau tahu dan tak kau dengar, membuat pembatas jarak antar kita. Kegelisahan mulai menghantuiku. Bagaimana sikapku saat kita harus bersama dalam semesta walaupun sementara. Apa aku sanggup berdampingan denganmu, dengan kamu yang terpaksa. Apa akan ada lagi kebetulan yang memaksa kita tersenyum berdua. Sebelum aku sadar semua ini menyenangkan, kata sudah lebih dulu memberitahukanmu untuk menjauh dariku. Seharusnya aku senang, tapi aku tak bisa tenang. Apa yang harus aku lakukan. Diam disini dan menunggu kebetulan selanjutnya, atau mulai mendekat dan bertingkah seperti kebetulan sebelumnya, yang mengharuskan kita bersama.