Skip to main content

3 Bulan Pertama dalam Fulltime Job as a Developer

Salah satu mimpi gua adalah become a Developer and can work together with other people. Alhamdulillah, tepat sehabis gua memasuki kepala dua, mimpi itu terwujud. Engga tiba-tiba ada di depan mata, tapi gua bener-bener harus mengarungi samudra, melewati lembah, lompat sana, lompat sini, alay sih haha. Tapi gua tahu bahwa gak ada yang bisa kita raih dengan cara instan. Ada sih, tapi ga sehat plus ga akan dapat sensasinya.

Gua baru selesai 3 bulan pertama sebagai Developer especially Back End dan gua gak tau lagi gimana caranya ngungkapin kebahagiaan dan rasa syukur gua. Semua tampaknya sempurna--diawal--. Gua kerja di perusahaan rintisan atau biasa yang disebut startup dengan lingkungan yang baik dan seru, walaupun guanya tetap kaku. Dan ketika lagi menikmati semua ini, air bah datang. Ya, bukan hidup namanya kalau gak ada problem yang harus di solve. Gak jauh beda ketika gua duduk berjam-jam sebagai developer.

Tapi gua tau, you all, shouldn't and don't want to know about it. So, get out from here now or you maybe will menyesal.

Tulisan ini gak selesai tapi mau di post aja gapapa ya:v Udah sih gitu aja, nyesel ga?:v

Comments

Popular posts from this blog

Anak Kecil

Seseorang pernah berkata, " ketika anak kecil melakukan kesalahan, itu bukan sifat aslinya ". Anak-anak belajar dari lingkungan sekitar, hal-hal yang ia lihat dan apa yang diajarkan kepadanya. Jadi ketika kita melihat seorang anak berperilaku buruk, yakinlah bahwa perilaku ataupun sifat itu mungkin bukan sifat aslinya. Ia masih dapat diajarkan dan dituntun ke jalan yang benar. Terimakasih Umi dan Abah telah mengajarkan hal ini pada kami dan percaya pada anak kecil yang nakal itu .

Belajar Gambar #2 (Realis)

Kali ini saya lagi belajar gambar realis.. Gaya aja ya saya tuh, baru bisa ngarsir udah mau coba-coba realis.. ehehe Mereka berdua ini sahabat-sahabar saya yang punya hobi sama kayak saya, yaitu menggambar, desain, dan yang berbau seni. Kalo ga ada mereka, mungkin saya ga akan mulai menggambar lagi  setelah vakum belajar gambar dari kelas 6sd. Gimana menurut kalian? ini gambar kayak manusia bukan? maklum ini gambar pertama dan kedua belajar realis. Mau liat sama foto aslinya? nih dibawah Ini adalah gambar pertama saya belajar gambar realis. Modelnya sahabat saya namanya Chintia Mega Kusuma. Kalo saya manggilnya Ci .. soalnya kalo manggil Chin nanti dikira banci :3 ehehe... Nah yang diatas ini adalah gambar kedua yang saya buat. Bisa liat kan perbedaannya. Dia juga sahabat saya yang gemar fotografi, namanya Fina Listiana. Kalo ga ada dia mungkin saya ga akan bisa belajar gambar kayak sekarang. Kedua gambar tadi adalah awal dari mimpi saya. Anda bisa kuliah di ju...

Tentang Film: 99 Cahaya di Langit Eropa (Hai masalah besar, aku punya Tuhan yang lebih besar!)

Judulnya terlalu biasa ya? Mau bagaimana lagi, saya rasa judul inilah yang akan saya ceritakan kali ini. Tentu kalian sudah pernah mendengar kata-kata diatas. Ya, itulah judul film yang pernah menghiasi Indonesia, khususnya bagi orang muslim yang ingin menyaksikan film ini. Awalnya saya kurang berminat. Alasannya sangat klasik. Saya malas membuang uang untuk menonton film seperti itu. Terkesan sarkastikkah? Beberapa hari yang lalu, Adik saya menanyakan pada saya. "Teh punya film islami ga?" Kebetulan dia sedang mengikuti 'Pesantren Kilat' di SMPnya. Karena kebetulan aku tidak mengoleksi film seperti itu, maka ku suruh ia membeli kaset. Memang sih sayang uangnya, lebih baik mendownload. Tapi aku sedang malas karena ada target menulis untuk bulan depan. Akhirnya adikku membawa pulang kaset 99 Cahaya di Langit Eropa part 1 dan part 2. Dia memaksa agar aku menonton bersamanya, tapi Aku sedang ada target menulis, jadi aku tolak ajakkannya. Esok harinya dia berce...