Skip to main content

Posts

Sayonara~

 Mau ceritain tentang anime Kuroko no Basuke di pandanganku, tapi kayaknya bakal kepanjangan. Jadi, mari kita bahas singkat yang menjurus pada perpisahan. Katanya, ada awal, ada akhir. Ada pertemuan, ada perpisahan. Walaupun udah sering terdengar kalimat itu dimana-mana, kita kadang lupa. Dalam artian, tidak mempersiapkan diri, menganggap semua hal pasti akan selalu ada pada tempatnya. Padahal ya gabisa begitu bambang! Dunia juga kan berputar, dan putarannya ga hanya mengelilingi lu doang! So, ini jadi bahan refleksi diri juga supaya ga lupa dan ya... tau diri dan sikaplah  dalam memaknai perpisahan. Mulai dari Kuroko dengan semangat bermain basketnya dan Tim Seirin yang saling menghargai dan mau belajar. Satu hal yang sekarang lagi ngena banget di otak gue, detik waktu itu berharga, dalam satu detik ke depan kita gak akan ada yang tau apa yang pasti akan terjadi. Ketika melihat Kuroko dan tim Seirin di lapangan, mereka bisa membalikkan keadaan hanya dalam hitungan detik. Ya...

Bloging dan Sejenisnya

Mungkin gua bakal jadi orang paling plin plan yang ada di dunia ini. ehehe lebay! Sejak dahulu, ceilah.. maksud gua sejak SMP gua udah memimpikan punya blog sendiri buat nulis, karena gua suka nulis. Walaupun tulisan gua ga jelas gini, tapi rasanya kayak lebih waras aja ketika menuliskan apa yang ada di fikiran. Dimulai dari blog pertama gua yang dibikinin temen*udah ilang juga gatau apa namanya hehe* sampe blog ini yang bikin sendiri pas awal masuk SMA, gua akhirnya tetap nulis disini. Ya, ga rutin sih. Semenjak gua sadar bahwa membagikan fikiran bisa jadi boomerang buat kehidupan gua sendiri, gua ragu buat nulis. Tapi itu semua cuma ada di otak gua, fikiran dimana orang-orang akan nge-judge gua terlalu lebay dan sejenisnya. Kadang gua juga suka menyepelekan orang yang lebay hehe. Sampai di tahap ini gua masih bingung apa fungsinya gua punya blog yang emang gua share ke temen-temen. Karena gua akhirnya sadar ada beberapa hal yang gausah di share ke orang-orang. Ga penting juga. Ka...

Memanusiakan Manusia #1

Terimalah pasangan karena kekurangannya. Ya kurang lebih begitulah bunyinya. Berkaca pada sekeliling dimana selalu banyak kegaduhan setiap hari, makian, saling menghina dan merendahkan, ga cuma dari sepasang kekasih, tapi pertemanan, hubungan sosial dan sejenisnya. Gua mulai paham makna kalimat diatas. Ketika kita tahu keburukan seseorang dan menerimanya, secara naluri terkadang kita berusaha menutupinya, karena dibalik sebuah kekurangan mungkin memang dia tidak mampu melakukan sesuatu. Ingat, tidak mampu bukan berarti tidak mau. Setiap orang memiliki batasannya, seperti menerima teman kita yang tidak bisa matematika di sebuah kelompok dan kita berusaha mengajarkannya, si teman yang tidak bisa ini juga harus berusaha belajar dan semaksimal mungkin memahami. Jika kita dan si teman ini bisa bekerjasama dengan baik, hasilnya pun akan baik. Wow, ngomong apa gua?! haha Oke, mungkin di pertambahan umur kali ini gua bakal lebih fokus untuk belajar memanusiakan manusia. Capek hidup p...

Accidentally Friends

Ini bakal jadi cerita pertama gua di tahun ini. Mari kita kembali ke akhir tahun 2017, dimana gua lagi frustrasi banget karena baru aja DO dari kampus dan ikut bootcamp, tapi gua ga berkembang sesuai harapan. Pada saat itu gua benar-benar ga tahu mau jadi apa dan harus apa. Berusaha belajar, baca dan latihan ngoding ngalor ngidul. Masih malu untuk bertanya apalagi bersosialisasi karena lingkungan gua cowok semua dan mungkin saat itu gua merasa terlalu rendah diri karena gabisa apa-apa. Dan gua mulai menggali kuburan sendiri ehehe. Di awal tahun 2018 gua mencoba freelance bareng orang yang ketemu di salah satu komunitas. Dan ga berjalan mulus, karena gua masih males dan lama ngerjainnya. Gua nambah frustrasi. Mulai ga yakin gua ini bisa atau engga sih. Tapi gua masih memaksa mencoba apa yang bisa gua lakuin pada saat itu. Akhirnya gua dapat pekerjaan setelah menempuh satu bulan bagai neraka selepas lulus dari bootcamp dan ga ada kegiatan. Terkurung di kamar kecil 3x3 dan jarang kel...

Get Up, Pril!

Hi, lama tidak menulis gua jadi agak kaku dan bingung. Bingung gimana harus mulai dengan "gua" karena biasanya udah aku2an. Banyak hal yang berubah di hidup gua. Sejak akhir 2017 lalu gua merasa bahwa hidup tambah berat setiap harinya. Apalagi gua lebih suka melarikan diri dari segala hal yang sebenarnya baik jika gua lakukan. Gua juga lupa tujuan awal gua. Gua mau jadi Programmer yang handal dan bisa bekerja dan diberi upah yang sesuai. Bekerja dan digaji atau berbisnis dengan usaha sendiri dan sepadan. Belajar untuk belajar menjadi pribadi yang lebih baik. LUPA! Gua pernah lupa semua itu. 2018 bisa dibilang hari-hari yang berat buat gua. Awal tahun 2019 ini gua dikenalkan dengan beberapa orang baru dan pelajaran yang lumayan memacu ardenalin dan membuat kepercayaan diri gua hampir menyentuh angka 0. BAHAYA! Tapi seseorang menyapa gua, mengajak gua mulai bergerak, sharing dan lebih terbuka dengan hal sekitar, dan akhrinya ada orang yang bilang "you can do it, Pril!...

#AugustWish

Barusan gue buka twitter dan nemu tag ini, #AugustWish. Jadi sadar bahwa sekarang udah masuk bulan Agustus. Hepi bertdai Devil! Sejauh yang gue ingat, tahun ini agak berantakan. Dimulai dari bulan Januari dimana gue tiba-tiba drop dan dibilang jantung gue tiba-tiba ngelemah, itu nakutin banget. Hampir di opname, bersyukurnya Mamah gue bisa langsung ngelakuin tindakan utama yang bikin gue masih bisa lah dirawat dirumah aja. Dan bulan-bulan setelahnya gue selalu sakit, aneh emang. Belum lagi tiba-tiba ada tamparan keras di kantor. Waw, gue benar-benar bersyukur masih bisa duduk dan ngetik hari ini. Masih bisa nafas, makan, ketawa, belajar dan punya duit seengaknya haha. Kedepannya mungkin gue gatau ada hal apa aja yang bakal ngasih gue pelajaran. Buruk ataupun baik, gue berharap gue masih bisa kuat dan Allah selalu bantu gue, selalu lindungin gue, Aamiin. Yang gue sadarin di tahun ini alias pelajaran-pelajaran yang gue dapat diantaranya: 1. Positive thinking ga selamanya baik, ki...

I'm Back!

Waw, berapa bulan sudah tidak bercerita disini? haha Apakabar dunia blog? I don't know what should I do now haha. Gue baru aja melewatkan salah satu kesempatan dimana gue bisa belajar lebih. Gatau kenapa rasanya salah aja kalau gue ngambil itu sekarang. Gue emang sotoy sih ya ini kayaknya. Btw beneran kangen loh ini nulis di blog. Kemaren-kemaren selalu ngerasa takut buat nulis. Ga nulis aja sih, tapi kayak hampir semua hal gue takutin. Sebagian ada yang dengan alasan, sebagian lagi ga jelas kenapanya. Dan gue bersyukur masih bisa survive sampai hari ini. Gila ya hidup kejam banget! Mungkin banyak diluar sana yang lebih ngerasain kejamnya dunia lebih dari gue, tapi gue percaya semua sudah sesuai pada posisinya. Yaudah senyumin aja. Kuat ya gengs! Oh iya, gue tau ga ada yang baca blog gue kok haha. Tapi saat ini gue sadar, gue bisa jadiin ini salah satu terapi. Terapi untuk membuat gue tetap waras! Dunia aja yang gila, gue jangan hehe. Bicara soal beberapa waktu kebelakan...